Kamis, 30 Mei 2013

BERMEGAH KARENA KASIH SETIA TUHAN
Yeremia 9:23-26
Pdt. Elson Lingga
Saudara yang kekasih, jaman ini semakin maju saja. Apa yang tidak mungkin menurut manusia seratus tahun lampau kenyataan sekarang. Kalau dahulu, ribuan tahun lampau penemuan ban (ya ban yang berbentuk lingkaran) merupakan revolusi teknologi tingkat pertama, sangat mencengangkan, maka revolusi teknologi tingkat kedua yang paling mencengngkan adalah penemuan sarana komunikasi digital yang sangat akrab dengn kita sekarang ini. Maka tidak heranlah kalau segala sesuatu bisa kita lakukan walau kita hanya mengotakatik alat persegi panjang mulai dari hand phone, ipad, laptop yang kesemuanya terhubung dengan satelit. jadi semuanya yang kita butuhkan. kalau ingin belanja, bisa lewat internet. kalau ingin berkomunikasi bisa lewat handphone. Bahkan kalau kita ingin mengetahui bagaimana kondisi bumi kita sekarang kita bisa melihat lewat ggogle earth. Memang ya...manusia luar biasa. Walaupun dmpaknya manusia mememiliki prilaku aneh seperti: tertawa-tawa sendiri, tahan berdiam diri hanya melihat-lihat handphonenya hehehe....sekedar intermeso maksud saya.
Semua alat-alat teknologi sekarang ini ditemukan oleh para jenius yang terberkati. kalau otaknya masih sebatas cetek seperti saya, tak mungkinlah bisa meyangmbung-nyambungkan sirkuit yang begitu rumit hingga terbentuk alat yang mencengangkan itu.Bahkan tak lama lagi para ahli itu akan menciptakan lagi alat alat yanglebih canggih yang bisa menggantikan manusia memasak, menyetrika, dan menyemir sepatu. Percaya atau tidak, sepuluh tahun lalu di Jepang telah ditemukan satu gereja yang mempekerjakan robot untuk mengumpulkan persembahan   gereja. Begitu uang masuk kotak persembahan telah pula tertera berapa uang yang masuk. sebuah monitor tv memberitahu. Jadi peran penatua akan semakin sediki. Yang aneh lagi, gereja itu telah membuat robot pengganti pendeta berkhotbah....hahaha...nanti yang hadir dalam ibadah  bisa juga hanya para robot ya....
Yang menjadi persoalan adalah semakin tinggi pengetahuan seseorang mereka semakin meniadakan Tuhan. Bahwa mereka memahami perkembngan ilmu ok, tetapi kalau mereka kemudian menyombongkan diri dan menganggap Tuhan tidak ada, baru suatu penyesatanyang sangat mendasar. Lihatlah contohnya ilmuwan Inggris terkenal bernama Steven Hawking itu, dia lumpuh total mulai kaki hingga leher. hanya kepalanyalah yang bekerja dan didalam kepalanya ada otak yang luar biasa pintarnya. namun kemudian dia mengatakan Tuhan itu tidak ada. Luar biasa ya...sebenarnya dia harus melihat betapa luar biasanya Tuhan dalam dirinya...semua lumpuh tetapi dalam kelumpuhannya tersimpak otak jenius...tapi menurut dia semua itu terjadi secara kebetulan.
Para bijak Israel juga sama, karena begitu tinggi ilmu dan pemahamannya mereka menjadi sombong. Kalau kesombongan biasa, mungkin Tuhan tidak keberatan, tetapi ini kesombongan yang membahayakan, hidup menindas, berlaku tidak adil terhadap yang miskin itulah yang mereka lakukan. Mereka tidak mengerti bahwa Allah akan menghukum mereka.Meang Jeremia yang hiduP disekitar Yerusalem tahhun 600an sebelum Kristus melihat dengan jelas bagaimana perilaku mereka yang melawan Tuhan sehingga Yeremia pernah mengibaratkan Israel seperti tanah liat di tangan tukang gerabah. Allahlah Tukang gerabah yang akan membentuk tetapi kalau tidak berubah akan meruntuhkan dan menghancurkan Israel (Yer 18). Maka dalam renungan ini Allah melalui Yeremia mengatakan akan menghukum seluruh umat dan bangsa di dunia dengan adil tanpa melihat yang bersunat atau tidak.Sebab banyak orang bersunat tetapi perilakunya seperti tidak mengenal Tuhan. Dengan kata lain sebagi orang Kristen misalnya, kalau kita menyombongkan diri dan mengingkari identitas kita maka Allah akan murkan.
Lihatlah betapa tegasnya Allah berkata:  "Lihat, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku menghukum orang-orang yang telah bersunat kulit khatannya: orang Mesir, orang Yehuda, orang Edom, bani Amon, orang Moab dan semua orang yang berpotong tepi rambutnya berkeliling, orang-orang yang diam di padang gurun, sebab segala bangsa tidak bersunat dan segenap kaum Israel tidak bersunat hatinya." (ay. 25-26). Israel akan kena hukum karena sebagai umat Tuhan yang trsunat tetapi menyombongkan diri dan berbuat jahat tanpa pernah melihat karya Allah dalam hidup mereka. sementara bangsa lain akan dihukum karena tidak mau bersunat dalam arti tidak mau mengenal Tuhan.
Bangsa kit di jaman ini adalah juga sama dengan keadaaan bangsa Israel yang selalu memberontak menyombongkan diri dan bahkan mendurhakai Tuhan. dengan penuh kecongkakan dan kesombongan kita yakini bahwa hasil yangbesar ini adalah berkat upaya kita....kita menempatkan Tuhan hanya di lur, tidak pernah dalam rencana kita.....



Yang diinginkan Tuhan adalah kerendahan hati kita dalam kasih Tuhan yang begitu besar dalam seluruh kehidupan itu (ay. 24)

0 komentar:

Poskan Komentar